Sarana Pendukung Sistem Keamanan

Sebuah gedung atau kantor tentunya harus memiliki sistem keamanan yang baik agar tercipta lingkungan yang aman dan tertib. Agar dapat terjaganya keselamatan orang-orang yang berada di dalam gedung tersebut. Selain tugas satpam dalam menjalani keamanan, diperlukan juga beberapa sarana peralatan dan sistem pendukung keamanan yang digunakan serta diimplentasikan dengan baik.

Sistem keamanan pada gedung merupakan standarisasi yang harus diterapkan sebagai fasilitas keamanan dan kenyamanan pemakai gedung. Kami, BWASS Corp, akan memberikan beberapa penjelasan mengenai teknologi akses gedung yang dapat membantu para pemilik bangunan dan properti dalam menjalankan proses bisnisnya, kita juga akan melihat bagaimana sistem dapat membantu meningkatkan keamanan, dan secara otomatis data akan tercatat dalam database dan tidak bisa diakses oleh sembarang orang yang tidak berkepentingan langsung.

Berikut beberapa alat sistem keamanan yang bisa diintegrasikan dalam satu sistem yaitu :

  • Visitor Management System

Visitor Management System adalah sebuah sistem yang dipergunakan untuk melakukan managemen tamu atau pengunjung, yang biasanya diterapkan pada high rise building, perkantoran, instansi umum atau pemerintahan yang fungsi utamanya adalah untuk mengurangi resiko yang tidak diinginkan, baik berupa unsur kriminal, terorisme, dan tindakan yang bersifat negatif lainnya. Visitor Management System merupakan sebuah cara terbaik untuk saat ini dalam mencegah suatu kejadian yang tidak diinginkan, yang ditempatkan pada porsi membantu sistem keamanan dan pengamanan sebuah instansi yang sudah ada sebelumnya, tetapi tidak untuk mengganti yang sudah ada.

  • CCTV (Closed Circuit Television)

CCTV (Closed Circuit Television) adalah penggunaan kamera video untuk mentransmisikan sinyal video ke tempat spesifik, dalam beberapa set monitor. Berbeda dengan siaran televisi, sinyal CCTV tidak secara terbuka ditransmisikan. CCTV paling banyak digunakan untuk pengawasan pada area yang memerlukan monitoring seperti bank, gudang, tempat umum, dan rumah yang ditinggal pemiliknya. Sistem CCTV biasanya terdiri dari komunikasi fuxed (dedicated) antara kamera dan monitor. Teknologi CCTV modern terdiri dari sistem terkoneksi dengan kamera yang bisa digerakkan (diputar, ditekuk, dan di-zoom), dapat dioperasikan jarak jauh lewat ruang kontrol, dan dapat dihubungkan dengan suatu jaringan baik LAN (local area network), wireless-LAN maupun internet.

  • Alarm System

Alarm secara umum dapat didefinisikan sebagai bunyi peringatan atau pemberitahuan. Dalam istilah jaringan, alarm dapat juga didefinisikan sebagai pesan berisi pemberitahuan ketika terjadi penurunan atau kegagalan dalam penyampaian sinyal komunikasi data ataupun peralatan yang mengalami kerusakan (penuruna kinerja). Pesan ini digunakan untuk memperingatkan operator atau administrator mengenai adanya masalah (bahaya) pada jaringan. Alarm memberikan tanda bahaya berupa sinyal, bunyi, ataupun sinar.

  • Access Control

Sebuah sistem keamanan access control memungkinkan pemilik bangunan dan properti untuk melakukan lebih dari sekedar mengontrol masuk ke daerah yang diproteksi. Sistem ini juga dapat membuat catatan history atau informasi secara elektronik mengenai siapa saja yang masuk ke dalam ruangan yang sudah diproteksi. Dengan adannya cacatan informasi tersebut membantu pemilik usaha mengindentifikasi siapa saja yang masuk ke ruangan pada waktu-waktu tertentu. Ada beberapa metode verifikasi pada sistem acess control yang cocok digunakan, dan itu merupakan pilihan bagi anda yang menginginkan sistem keamanan seperti apa yang anda perlukan sesuai dengan kebutuhan serta budget yang anda miliki tentunya.

Nah itu beberapa sistem peralatan penunjang keamanan gedung, kantor, dan industri yang dapat digunakan dalam menjaga keamanan aset anda. Dengan alat yang sudah dirancang dan diimplementasikan ini tentunya sangat membantu dalam hal meningkatlan keamanan pada gedung, kantor, dan industri dengan konsep real time.